Bagaimana Cara Merawat Buku Anda Biar Tidak Rusak dan Hancur Lebur? Ini 11 Tips-nya!

Oleh: Beryl Adjie (Staf Pemagang Copy Writer IWEC)

Sebagai pecinta buku, pastinya kita mempunyai tumpukan buku hasil koleksi sejak tahunan yang lalu. Bisa jadi kita memiliki bacaan baru tiap bulan bahkan tiap minggunya. Namun, tak jarang kita ingin membaca lagi buku-buku lama kita, bukan?

Sayang sekali, ketika kita membongkar kembali rak buku untuk mencari-cari buku lama yang ingin kita baca, ternyata buku kesayangan kita itu sudah berwarna kekuningan. Bahkan, ada yang sampai rusak parah hingga jilidannya lepas juga halamannya tercecer.

Bagaimana perasaan Anda? Waduh, pasti sebal sekali, kan?

Eits, tapi jangan berkecil hati, Sobat. Cukup satu buku itu saja yang menjadi korban. Kamu harus segera menyelamatkan buku-buku lainnya.

Bagaimana caranya? Simak ulasan berikut ini:

Buku Jangan Sekadar Dibeli, Tapi Perlu Dirawat Juga

  1. Untuk merawat sebuah buku, tentu saja harus dimulai dari perawatan buku itu sendiri. Baiknya, setelah buku dibuka dari pembungkusnya, segera diberi sampul plastik kedap udara. Usahakan gunakan sampul yang agak tebal agar tidak mudah robek. Dan jangan lupa selalu perhatikan sampul plastik buku-buku kamu. Ganti jika sudah mulai rusak atau rapuh.
  2. Saat membaca buku, gunakan pembatas buku untuk menandai halaman. Jangan dilipat karena dapat merusak buku. Juga jangan dibatasi dengan benda-benda tebal semacam pulpen atau ponsel karena berpotensi untuk merusak jilid buku.
  3. Tentu saja buku tidak boleh dicorat-coret menggunakan apa pun. Jika memang harus membuat catatan, sebaiknya gunakan sticky note berkualitas yang saat dilepas tidak akan merusak apalagi merobek kertas.
  4. Dilarang keras untuk menggandakan buku dengan mesin fotokopi. Proses fotokopi buku memiliki risiko tinggi untuk merusak fisik buku, terutama jilidnya. Belum lagi jika halamannya tertekuk atau terlipat hingga meninggalkan jejak garis tebal pada kovernya.
  5. Satu hal lagi yang sering diabaikan oleh para penikmat buku, yakni bacalah buku dengan tangan yang kering dan bersih. Jangan disambi minum atau makan makanan yang berpotensi meninggalkan noda pada buku, seperti makanan berminyak dan tetesan air. Noda yang tertinggal pada halaman buku bukan hanya dapat menular ke halaman di dekatnya, tapi juga bisa merusak kualitas kertas, bahkan sampai membuatnya robek.
Sebagai pecinta buku, Anda perlu merawat buku Anda dengan sebaik-baiknya. Sumber: haikudeck.com

Rak Buku Juga Perlu Diperhatikan, Lho!

  1. Simpanlah buku-buku pada rak yang besar dan kokoh. Tidak perlu mahal atau memiliki desain unik, yang penting rak tersebut bisa menjadi tempat penyimpanan buku yang aman tanpa takut akan roboh atau rapuh.
  2. Letakkan rak buku di tempat yang mempunyai sirkulasi udara yang baik. Letakkan di tempat dengan pencahayaan yang cukup sehingga ngengat tidak akan menyerang, menyelip masuk ke sela-sela buku. Dan jangan diletakkan di tempat yang lembab karena dapat membuat kertas pada buku berubah warna bahkan mungkin sedikit bergelombang.
  3. Susun buku-buku secara horisontal dalam keadaan berdiri. Dan baiknya buku disusun berdasarkan kategori tertentu, misalnya: sesuai genre, abjad, atau bentuk buku. Sehingga buku jadi lebih mudah diatur dan gampang untuk dikembalikan setelah dibaca. Hindari menumpuk buku apalagi dengan benda-benda lain yang lebih berat karena bukan hanya akan merusak kover, tapi juga halaman buku.
  4. Jangan simpan buku di dalam kotak kardus. Kotak kardus memiliki kandungan asam yang dapat membuat kertas berubah warna. Dan hindari pula mencampurkan buku yang sudah terkena rayap atau jamur dengan buku-buku yang masih bebas dari infeksi tersebut. Dikhawatirkan rayap atau jamur yang masih tersisa di sana akan menyerang buku-buku di dekatnya yang masih ‘sehat’.

Lebih Penting Lagi, Lakukan Perawatan Secara Berkala, Sobat!

Seusai mengamankan buku serta raknya, tidak lantas kita meninggalkannya begitu saja lho, Sobat. Seperti halnya tubuh kita, buku-buku ini pun butuh perawatan berkala untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Taruhlah kapur barus (kamper) di beberapa sudut rak buku untuk menghindari datangnya serangga pengganggu. Untuk ruangan yang lembab, gunakan bulir penyerap air (silica gel) atau serap air (water absorber/dehumidifier) guna mengurangi kelembapan yang dapat merusak buku dan menimbulkan aroma apak yang tidak sedap.
  2. Jangan lupa keluarkan buku-buku dari dalam raknya tiap minimal dua minggu sekali agar buku-buku tersebut dapat ‘bernapas’. Dan rak harus selalu dibersihkan dari kotoran dan debu yang menempel agar tidak menular ke buku.

Nah, merawat buku sama sekali tidak susah kan, Sobat? Namun, sebagai pemiliknya, kita harus konsisten dan rajin merawatnya. Tentu kita ingin tetap bisa membaca buku-buku lama meski kita sudah jadi kakek-nenek nanti, bukan?

Nah, ambil lagi buku-bukumu yang masih tercecer dan mulailah merawatnya dari sekarang!

Selamat mencoba, Sobat!

 

Sumber:

http://pustakaimamsyafii.com/cara-membuat-buku.html

http://www.kompasiana.com/jeliaedu/tips-merawat-buku_551a01a8a33311011eb65926

http://kulisastra.blogspot.com/2015/12/cara-merawat-buku.html

Share This: