BERBAGI PENGALAMAN SELAMA BELAJAR DI IWEC SAMPAI PUNYA BUKU SOLO

Selasa, 15 Oktober 2019. Kisasih Bendari Ardiona Rajni menjadi salah satu pembicara dalam agenda Literacy Week yang diadakan di Sekolah Cikal dalam rangka memperingati bulan bahasa yang jatuh pada Oktober ini. Gadis manis yang akrab disapa Nara ini dengan penuh percaya diri berdiri di depan teman-teman sekolahnya untuk berbagi pengalaman selama belajar menulis di IWEC Jakarta.

Siswa sekolah dasar yang saat ini duduk di bangku kelas 5 ini tidak ragu-ragu menceritakan kepada teman-temannya suka duka selama satu tahun ini belajar di IWEC, bagaimana ia menulis cerita. Tentu tidak ada proses yang mudah. Perjuangannya selama menulis naskah dari buku-buku yang kemudian diterbitkan, memang layak untuk dibagikan. Tentang bagaimana perjuangan panjang yang melelahkan akan memperoleh hasil yang sepadan. 

Dalam periode pembelajaran di IWEC selama satu tahun ini, Nara sudah menulis sebuah kumpulan cerpen berjudul ‘Kindred Spirits’ bersama teman-temannya di kelas menulis. Ia juga baru saja merampungkan novellanya yang berjudul ‘Anak Paling Jail’, yang akan diterbitakn oleh IWEC tahun depan.

Di akhir kegiatan, teman-teman begitu antusias bertanya banyak hal kepada Nara. Tanpa ragu, Nara pun menjawb setiap pertanyaan yang diajukan kepadanya. Tidak lupa ia juga memberikan beberapa buku karyanya kepada teman-teman lain sebagai hadiah.

Berdiri di hadapan banyak orang, menularkan semangat baru bagi teman-teman yang lain merupakan pengalaman tak ternilai. Semoga apa yang sudah dicapai Nara ini menjadi pelecut semangat teman-teman yang lainnya untuk berkarya.  

Salam Literasi!

Share This: