Hexagon dan Eros, Langkah Baru bagi Para Penulis Remaja IWEC

Oleh: Winta Hari Arsitowati (Staf Pengajar IWEC)

Enam bulan bukanlah waktu yang lama jika digunakan untuk menyelesaikan kesibukan yang terus memburu. Hal itu pula yang dirasakan oleh Sabrina Askandari, Salsabilla Miftahul Fadhilla, Fairuza Hanun Razak, Edson Abrar Rasendria Prabaswara, Askal Azkia Nurluthfi Azzahra, dan Mutia Aulia Sabrina. Mereka berenam adalah penulis remaja IWEC yang baru saja menelurkan buku antologi berjudul Hexagon.

Peluncuran buku Hexagon dan Eros - Indonesia Writing Edu Center

Dalam liputan Jawa Pos edisi Senin (25 Mei 2015), yang berjudul “Berenam Bikin Antologi Hexagon” itu, diterangkan bagaimana kesibukan para remaja itu menyiapkan peluncuran buku antologi mereka. Sabrina, Salsa, Hanun, Edson, Rara, dan Mutia hanya memiliki waktu empat bulan untuk membuat cerpen, dan dua bulan untuk proofing dan editing. Hal itu mengharuskan mereka untuk terus produktif menulis, berkejaran dengan tenggat yang terus memburu.

Peluncuran buku Hexagon dan Eros - Indonesia Writing Edu Center

Dengan inspirasi dan tema cerita yang berbeda-beda, keenam siswa remaja IWEC itu berhasil menghasilkan sebuah antologi cerpen yang apik. Sabrina, misalnya, memilih tema pembunuhan untuk cerpennya yang berjudul Malam Berdarah. Sementara Salsa mencoba menceritakan tentang manusia vampir dalam cerita misteri berjudul Petaka. Hanun, yang terinspirasi dari children trafficking dan film kartun Bolt, menyuguhkan cerita berjudul Lucky. Ini merupakan kisah persahabatan antara seorang gadis dan anjing super yang ditulis dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, Mutia memilih robotika sebagai tema cerpennya yang berjudul Robot Maker. Adapun Rara menghadirkan nuansa teen romance dalam cerpennya yang berjudul Cinta Itu Ada. Edson, satu-satunya siswa laki-laki di antara enam penulis itu, menulis cerpen Love in Adventure yang bertema cinta dan petualangan yang terinspirasi dari pesawat Air Bus yang sangat Edson sukai.

Hexagon sukses dirilis pertama kali di Royal Plaza dalam acara “Kreatif Selamanya! Jilid 3”.  Ini acara creativepreneurship yang diselenggarakan oleh IC SCHOOL.

Selain Hexagon, acara yang diselenggarakan pada Minggu, 24 Mei 2015 tersebut juga merilis Eros, novel solo berbahasa Inggris yang ditulis oleh Hanun. Eros menceritakan tentang persahabatan tiga mahasiswa sekolah robotika yang dikemas dengan bumbu romansa.

Peluncuran buku Hexagon dan Eros - Indonesia Writing Edu Center

Peluncuran buku Hexagon dan Eros - Indonesia Writing Edu Center

Bukan hal mudah bagi para remaja ini untuk menyelesaikan sebuah tulisan dalam kurun waktu enam bulan. Namun, semangat untuk terus berkarya akhirnya mampu mengalahkan segala halangan yang mereka hadapi untuk menulis.

Tentunya peluncuran buku-buku ini merupakan suatu langkah awal bagi mereka untuk dapat terus mengembangkan sayap di dunia penulisan. Semoga dengan lahirnya buku Hexagon dan Eros, keenam penulis remaja IWEC ini dapat terus mengembangkan potensi menulis yang mereka miliki dan kian mengharumkan dunia literasi Indonesia.

Post Comment