HUJAN

(HUJAN)

Tentang Bahagia dengan Cara Sederhana

Oleh: Bagus Pratama (Staff Pengajar Kelas Komik IWEC)

Sendiri, membuat Bitan semakin merasa sedih. Ia hanya bisa memandangi hujan dari balik jendelanya. 

Lambat laun, hujan membuat Bitan menangis seorang diri.

Di sela-sela tangisnya, Orango datang. Ia adalah sahabat Bitan.

Awalnya Bitan tidak mengerti apa yang sedang dilakuakan Orango. Namun, Ia tampak menikmati guyuran air yang keluar dari pipa di atas genting yang meluncur deras membasahi seluruh bulunya. 

“Kemarilah, ini benar-benar menyenangkan!” ucap Orango.

Bitan tak tahan melihat Orango bersenang-senang seorang diri. Ia pun bergegas menghapus air matanya dan berlari keluar.

Dan benar saja, hujan-hujan seperti ini cukup menyenangkan.  Bitan pun lupa dengan kesedihannya beberapa yang waktu lalu. 

Sahabat, kalian tahu, terkadang bahagia itu datang dari hal-hal yang sederhana. 

Orango membuat Bitan melihat hujan dari sudut pandang yang berbeda sehingga ia bisa menikmatinya, dan bukan meratapinya.

Share This: