Kebebasan yang Terbunuh

Oleh: Alicia Marian Darma (15 tahun, Siswi IPH School, Kelas Menulis Remaja Iwec)

Sekolah merupakan wadah bagi siswa-siswi untuk belajar dan berekspresi. Agar proses belajar-mengajar berjalan lancar, sekolah menentukan aturan-aturan. Tapi, terkadang aturan-aturan tersebut justru malah mengekang kebebasan siswa.

Di suatu kelas, biasanya ada satu atau dua anak yang kelakuannya nakal. Tentu saja ada aturan-aturan yang akan membatasi kelakuan seperti itu, akan tetapi ini bisa menjadi bumerang juga. Misalnya, dilarang membawa perangkat elektronik, seperti telepon genggam. Para guru tentu saja mengkhawatirkan ada muridnya yang diam-diam main hp saat pelajaran. Tetapi, dengan adanya itu, para murid juga bisa mendapatkan informasi tambahan di luar buku. Hal ini tentu saja mengekang kebebasan murid untuk mencari ilmu.

Aturan itu perlu, tapi jangan sampai itu membatasi kebebasan murid. Diperlukan penyelidikan yang mendalam tentang kebiasaan dan kemampuan siswa agar peraturan yang ditentukan bisa bekerja secara efektif dan membantu proses pembelajaran. Misalnya, penggunaan hp bisa dibatasi hanya pada jam tertentu saja.

Esai yang ditulis oleh Alicia Marian Darma
Esai yang ditulis oleh Alicia Marian Darma

CATATAN KAK Lalu Abdul Fatah sebagai tutor untuk pelajaran menulis esai

1. Tiap kali buat tulisan, jangan lupa membikin judul.

2. Kamu telah memulai paragraf pertama secara lugas, to the point. Itu bagus! Harusnya tulisan memang begitu. Tidak bertele-tele, tidak berputar-putar. Paragraf pertama kamu sudah efektif.

3. Pada paragraf kedua, agar efektif, kamu langsung saja tuliskan contoh aturan yang mengekang kebebasan siswa. Misalnya, dengan menuliskan begini, “Contohnya adalah larangan membawa perangkat elektronik, seperti telepon genggam.”

4. Agar esai kamu kuat, keluarkan argumen-argumenmu. Jangan hanya satu argumen. Tapi, minimal tiga poin argumen. Dari masing-masing poin, kamu jelaskan dalam paragraf-paragraf.

5. Paragraf ketiga adalah paragraf penutup. Kamu telah bisa menutup esaimu dengan baik karena ada kesimpulan sekaligus saran. Saran ini bisa jadi rekomendasi buat pihak sekolah.

6. Terus asah rasa kritismu, ya, dengan banyak amati sekitar dan banyak membaca!

Share This: