Mama, Aku, dan Buku

Oleh: Fairuza Hanun Razak (Siswi IWEC)

Teman-teman, tahukah kamu kalau 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional? Terkait dengan itu, aku ingin bercerita tentang perempuan istimewa dalam hidupku. Ya, ia adalah Mamaku. Dialah yang mengajarkan sekaligus membudayakan menulis dan membaca dalam hidupku.

Saat aku beranjak usia empat tahun, Mama menyuguhi aku dengan banyak sekali buku-buku. Buku-buku tersebut hanya berisi 5-7 halaman saja. Sangat tipis memang. Tapi, ilustrasinya banyak dan warna-warni. Ada beberapa yang berbahasa Inggris dan ada juga dalam bahasa Indonesia. Setiap hari, setelah belajar dan sebelum tidur, Mama akan selalu duduk di sampingku sambil membacakan salah satu buku.

Karena sering mendengarkan Mama membaca, aku jadi terbiasa membaca kalimat-kalimat dan mengingat kata-kata dalam buku. Dari situlah aku mulai bisa membaca sedikit demi sedikit walaupun hanya sanggup membaca satu buku cerita.

Buku pertama yang kubaca adalah cerita mengenai perjalanan liburan seekor beruang bersama kudanya, dan seekor katak yang ternyata telah bersembunyi didalam ember pakan kuda.

Tidak hanya itu, Mama juga membuat kalimat-kalimat yang di-print dan dilaminasi untuk berlatih membaca. Meskipun awalnya aku agak lambat membaca, Mama tidak memaksa aku untuk belajar dengan cepat.

Take your time,” kata Mama.

P_20160308_145603_LL

Ternyata membaca itu tidak semudah yang kupikirkan. Butuh hampir satu tahun untuk hanya belajar membaca buku cerita tersebut.

Setelah aku mulai lancar membaca, Mama mengajarkan aku menulis. Dari kata ke kalimat dan akhirnya menjadi sebuah cerita pendek.

Karena aku senang membaca dan menulis, Mama membuat perjanjian bahwa satu bulan sekali, kami akan pergi ke toko buku. Biasanya kami bisa menghabiskan 1-2 jam di toko buku hanya untuk memilih buku yang tepat untuk dibaca.

Lama-lama aku mencintai menulis dan membaca, dan dari situ, aku suka membuat cerita-cerita pendek dan esai Sains. Aku latihan setiap hari, mengasah kemampuanku dalam menulis dan merangkum subsubjek Sains, seperti: Biologi, Geografi, Astrologi, Sejarah, dan banyak lagi.

Sampai sekarang, Mama mengarahkan aku untuk menulis buku karena kesukaan menulisku. Sejak usia 10 tahun hingga aku sekarang berusia 12 tahun, aku telah menulis tiga buku dalam bahasa Inggris. Ketiga buku tersebut adalah Domestic Cats, Hexagon, dan Eros. Aku saat ini sedang merevisi novelku, Eros, yang rencananya akan dirilis pada akhir tahun 2016. Sementara proyek novelku yang lain akan diluncurkan tahun 2017.

Aku sadar Mama banyak membantu dalam menemukan bakat dan menggali minatku di bidang linguistik.

Terima kasih, Mama! Selamat Hari Perempuan Internasional untuk semua perempuan hebat di dunia ini!

Share This: