Serunya Piknik Film “Trolls” di IWEC

Oleh: Lalu Abdul Fatah (Staf Pengajar IWEC)

Tiap sebulan sekali, IWEC mengadakan outing class. Pembelajaran ini tidak melulu di luar ruangan, tapi bisa diganti dengan aktivitas lainnya meskipun di dalam ruangan. Untuk bulan ini, tepatnya hari Minggu, 26 Maret 2017, IWEC mengadakan outing class di Gerha IWEC. Aktivitasnya adalah nonton bareng yang dikemas dalam acara bertajuk Piknik Film. Film yang kami tonton bersama adalah Trolls yang dirilis pada Oktober 2016.

Kami memilih film produksi DreamWorks ini karena memang merupakan film keluarga. Genrenya juga komedi musikal. Anak-anak pasti suka. Belum lagi dengan karakter-karakternya yang berwarna-warni.

Kami mulai menonton pukul 10.00. Dengan durasi film 92 menit, kami pikir ini pas untuk diakhiri dengan makan siang bersama. Maka, seminggu sebelumnya, orangtua siswa kami surati untuk hadir pada Piknik Film ini dengan membawa bekal makan siang. Ini menjadi acara yang menyenangkan bagi keluarga besar IWEC.

Siswa-siswi IWEC menonton film Trolls sebagai bentuk outing class

Selama film diputar, semua siswa, pengajar, juga para orangtua/wali duduk menikmati Trolls yang ditayangkan di layar putih di ruang tengah IWEC. Film diputar dengan bantuan proyektor LCD. Lampu dimatikan. Anak-anak boleh menikmati minuman dan makanan ringan yang mereka bawa. Meski IWEC juga menyediakan makanan ringan yang bisa dikudap cuma-cuma.

Inti kisah film Trolls  adalah mengenai upaya para trolls untuk menyelamatkan desa mereka dari Bergens, pemangsa trolls. Poppy dan Branch, dua trolls yang menjadi karakter utama dalam ini bahu-membahu dengan teman-temannya agar lepas dari tangan Chef, bergens yang menjadi tukang masak kerajaan. 

Selain fantasi dan petualangan, film ini juga dibumbui oleh kisah romansa antara Bridget dan Prince Gristle. Bridget adalah babu di kerajaan Bergens yang memiliki wajah jelek dan penampilan lusuh. Sementara Prince Gristle adalah pangeran kerajaan yang juga memiliki kekurangan fisik, namun hatinya baik. Itulah yang membuat Bridget menaruh hati padanya. 

Serunya, karena ini film musikal, selalu diselingi oleh nyanyian para karakternya. Ada Anna Kendrick yang mengisi suara Poppy, Justin Timberlake untuk suara Branch, Zooey Deschanel untuk suara Bridget, juga Gwen Stefani untuk DJ Suki. Lagu-lagu yang dibawakan pun beragam, sesuai dengan suasana hati karakter juga adegan yang sedang berlangsung.

Begitu film selesai ditonton, acara dilanjutkan dengan peregangan dan kuis. Siswa-siswi IWEC diminta untuk berdiri sejenak setelah lama duduk menonton. Lalu, pertanyaan-pertanyaan kuis pun diluncurkan oleh Kak Lalu. Bagi yang bisa menjawab, mendapat hadiah berupa makanan ringan.

Peregangan sejenak setelah menonton film Trolls dengan kuis dan permainan

Karena ini film musikal, tantangan menyanyi dan menari sekaligus diberikan pada siswa. Dinda dan Aaliya yang berani maju untuk menyanyi. Dinda menyanyikan Twinkle Twinkle Little Stars, sementara Aaliya menyanyikan Persahabatan yang pernah dipopulerkan oleh Sherina melalui film Petualangan Sherina.

Acara Piknik Film ini makin seru karena pesertanya bukan hanya siswa-siswi IWEC yang belajar di Gerha IWEC Pondok Candra, tapi juga siswa-siswi IWEC yang berasal dari SD Islam Kreatif Mutiara Anak Sholeh, Sukodono, Sidoarjo. Empat siswa kelas komik dan tiga siswa kelas menulis ikut datang meramaikan Piknik Film ini. 

Tantangan puncak diberikan pada dua ‘kubu’, yakni membuat puisi bertema kebahagiaan. Lima anak mewakili IWEC Pondok Candra dan lima anak mewakili IWEC SDIK MAS. Dalam waktu terbatas, mereka ditantang untuk membuat puisi bebas berjumlah 5 bait. Tantangan ini dimenangkan oleh IWEC SDIK MAS.

Tim IWEC Pondok Candra sedang sibuk mendiskusikan puisi yang akan dibuat
Tim SDIK Mutiara Anak Sholeh sibuk menulis puisi. Mereka keluar sebagai pemenang.
Aaliya mewakili timnya untuk membacakan puisi karangan mereka.

Tak terasa, permainan pun selesai. Sembari menikmati bekal makan siang masing-masing, tiga pengajar kelas komik IWEC pun memberi hiburan dengan menggambar tiga karakter dalam film Trolls secara langsung di depan peserta. Kemudian para peserta dalam suasana santai berusaha menebak nama karakter tersebut beserta aktivitas mereka.

Sungguh hari yang menyenangkan. Acara outing class ini tidak hanya hiburan bagi para siswa, tapi juga para pengajar untuk sejenak mengendorkan urat syaraf dari rutinitas mengajar tiap minggu. 

Sampai jumpa di acara outing class bulan depan! Di mana dan aktivitasnya apa? Tunggu saja!

Share This: