Browse: kelas menulis IWEC
Dari Redaksi, Sudut Pandang

Belajar Menulis Itu Butuh Waktu Lama. Tidak Bisa Instan. Perlu Komitmen dan Konsistensi. Bisakah Orangtua Memahami?

Oleh: Lalu Abdul Fatah (Staf Pengajar IWEC) “Menulis di IWEC 18 bulan? Hah, lama banget?” “Duh, saya khawatir kalau anaknya tidak betah selama itu belajar menulis. Sayang dong, sudah sekian bulan menulis, terus berhenti di tengah jalan?” “Belajar menulis lama juga, ya? Apakah bisa dibikin singkat-singkat saja?” Di atas adalah beberapa contoh kalimat yang kerap…

Continue Reading
Dari Redaksi, Kelas

Kelas Menulis Periode Januari 2017 Dibuka

Wow! IWEC buka kelas menulis lagi! Halo, para penulis muda Indonesia! Bagaimana perkembangan buku kalian di penghujung tahun 2016 ini? Apakah kalian menemukan kesulitan dalam menulis? Apakah kalian kesusahan mencari ide dan menuangkannya ke dalam kata-kata yang menyenangkan untuk dibaca? Pasti itu sangat menyebalkan sekali, ya? Tapi, jangan khawatir karena kali ini IWEC datang membawa…

Continue Reading
Kelas

Menulis Itu Butuh Ketekunan

Oleh: Lalu Abdul Fatah (Staf Pengajar IWEC) Menulis itu latihan berpikir. Menulis bukan sekadar menumpahkan curahan hati. Biar tertata, menulis perlu latihan terus-menerus. Penulis sekaliber Andrea Hirata saja perlu meningkatkan keterampilan dan kelincahannya dalam menulis dengan mengikuti International Writing Program di University of Iowa. Bagaimana dengan anak kita? Cukupkah pelajaran bahasa Indonesia di sekolah? Cukupkah…

Continue Reading
Dari Redaksi, Liputan

Berrr…Main Bersama Adventure Time

Oleh: Lalu Abdul Fatah (Staf Pengajar IWEC) “The king insist that he should carry her”. Kalimat ini dibuat oleh Fairuzahanun Razak sebagai permainan scrabble untuk anak-anak SD Islam Al Azhar 35 Surabaya tadi pagi. Tim Iwec berkunjung ke sana untuk bedah buku ‘Adventure Time’. Sebab salah satu siswinya, Mayrin alias Imey, adalah penulis di buku…

Continue Reading
Dari Redaksi, Field Trip

Belajar Menulis di Kebun Sayur

Oleh: Maylia Erna Sutarto (Pendiri IWEC) Minggu pagi lalu (13/12), kami memboyong adik-adik Sekolah Linguistik IWEC ke sebuah lahan perkebunan sayur di pingiran Kota Surabaya. Sejak dari pintu pagarnya, kami sudah dapat melihat hamparan berbagai ragam daun selada. Perkebunan ini memang menanam beberapa jenis selada. Ada lima hingga enam jenis selada yang telah siap dipanen.…

Continue Reading